BMH JAWA TIMUR

LAZNAS - NGO Pengelola Zakat, Infaq, Shodaqoh, Dana Kemanusiaan dan Wakaf

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sekolah Pemimpin


Program Sekolah Pemimpin. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), tepatnya September 2013 menyebutkan bahwa angka kemiskinan terus menanjak naik. Pada Maret 2013 jumlah penduduk miskin berada pada posisi 28,07 juta jiwa atau 11, 37 %.

Bagaimana bila Orang tua sudah Menentukan Pendamping Hidup

Bagaimana bila Orang tua sudah Menentukan Pendamping Hidup

Konsultasi keluarga : Ketika Orang tua Menentukan Pendamping Hidup

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Perkenalkan saya Mawarni 30 tahun, panggil saja Mawar, belum menikah. Mohon diabantu Ustadz karena saya bingung ketika harus dihadapkan pada dua pilihan sulit mengenai pasangan hidup (suami). Apakah saya harus mengikuti kehendak orangtua atau mengikuti kata hati saya sendiri. Sampai saat ini saya belum bisa memastikan pilihan untuk masa depan saya.

Saya tetap menghargai keputusan orang tua saya, sehingga saya pasrah saja menunggu pilihan mereka, saya yakin dengan janji Allah bahwa setiap orang mendapatkan pasangan hidupnya. Sebagai seorang yang sudah kepala tiga, sempat memang putus asa. Pernah suatu saat saya mengajukan seseorang yang sesuai dengan kriteria saya sendiri, akibatnya fatal, ibu saya jatuh sakit. Sejak saat itu saya putuskan untuk menyerahkan sepenuhnya pada orang tua, saya takut durhaka bila saya tidak mengikuti nasehat orang tua.

Saya harus bagaimana, Ustadz. Saya bingung. Mohon bantuannya. Saya tidak punya keinginan untukterus seperti ini dalam usia yang terus beranjak. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Mawar – Banten