BMH JAWA TIMUR

LAZNAS - NGO Pengelola Zakat, Infaq, Shodaqoh, Dana Kemanusiaan dan Wakaf

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jalaluddin Ar Rumy bin Sunding Menembus Batas

profil dai Baitul Maal Hidayatullah

Suasana Masjid Ar Riyad tegang. Mata para jamaah tak berkedip. Jantung mereka berdegub kencang. Mereka sedang menanti pengumuman paling mendebarkan: penugasan kader dai. Para dai yang akan ditugaskan itu duduk di selasar masjid, sementara keringat dingin terus mengucur.

Ust Masrokan , berdakwah melalui pena

profil dai BMH

Mansur tampak serius. Dai yang tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu sedang membolak-balik halaman demi halaman Majalah Suara Hidayatullah. Dibukannya satu per satu. Bola matanya yang tajam melihat setiap judul. Dai yang akrab disapa Abu Gaza itu sedang mencari materi khotbah Jumat. Tiba-tiba matanya tertuju sebuah artikel yang ditulis seseorang bernama Masrokan, di rubrik Mutiara Quran atau Mutiara Hadits.

Menjadi Mulia dengan Ilmu

Menjadi Mulia dengan Ilmu

Menjadi Mulia dengan Ilmu - Ilmu berperan sangat penting dalam menjadikan kita mulia atau tidak. Ilmu adalah media terpenting dalam usaha kita meraih hidup mulia di dunia dan akhirat. Untuk itu, Islam sangat kuat dalam memotivasi kita agar tekun dalam mencari ilmu. Dalam Surat An-Nahl [20]: 78 ada pesan hendaknya kita menuntut ilmu sejak kita hidup di dunia ini sampai kematian datang menjemput. Usaha meraih ilmu harus dikerjakan terus-menerus tanpa henti.

Sambut Ramadhan, BMH Kembali Serahkan Motor Hibah untuk Dai

Baitul maal hidayatullah Serahkan Motor untuk Dai

Sambut Ramadhan, BMH Kembali Serahkan Motor Hibah untuk Dai. Menyambut Ramadhan 1435 Hijriah, Baitul Maal Hidayatullah telah menyiapkan program keumatan. Seperti yang dilaksanakan pada Rabu (04/06) lalu, sebanyak enam dai menerima hibah motor dari donatur. Penyerahan kendaraan roda dua tersebut dilakukan di kantor BMH di Jalan MT. Haryono Balikpapan. Motor-motor tersebut akan difungsikan untuk dakwah para dai baik di bulan Ramadhan maupun bulan-bulan setelahnya.

Dai Penakluk Sungai Mahakam

ust endi haryono

Dakwah di Pedalaman Mahakam yang paling sulit adalah medan. Selain jaraknya yang jauh medanya juga menantang. Daerah garapan dakwah yang jauh memakan waktu tidak sedikit. Terkadang satu hingga enam jam. Tidak saja lewat darat. Terkadang harus melewati sungai Mahakam dengan perahu klotok untuk sampai di pedalaman Tenggarong.

Zakat untuk Menyiapkan Kader Bangsa

Zakat untuk Menyiapkan Kader Bangsa

Dulu ada peribahasa “Ilmu adalah pelita hati.” Peribahasa itu bisa dikembangkan menjadi “Banyak orang berilmu akan menjadi bintang-bintang bagi negara dan bangsa.” Meski demikian ilmu bukan segala-galanya. Para cerdik pandai yang tidak diimbangi oleh rasa taqwa pada Allah dan akhlak yang mulia hanyak akan membuatnya licik seperti kancil. Kerjanya hanya menipu dan menyakiti orang lain.